PESILAT THS-THM DISTRIK KEPULAUAN NIAS RAIH MEDALI EMAS PADA KEJUARAAN PENCAK SILAT IPSI KOTA GUNUNGSITOLI 2026

GUNUNGSITOLI – Sergap86.id// 26 Oktober 2026 — Pesilat Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM Distrik Kepulauan Nias, Yolan Zalukhu, berhasil meraih Juara I dan medali emas dalam Kejuaraan Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Gunungsitoli pada 24–25 Oktober 2026. Yolan meraih prestasi tersebut pada kategori Kelas A Dewasa.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM, khususnya Distrik Kepulauan Nias. Keberhasilan Yolan menunjukkan bahwa semangat juang, kedisiplinan, sportivitas, dan latihan yang konsisten merupakan faktor penting dalam melahirkan atlet pencak silat yang mampu bersaing dan meraih prestasi.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras atlet, dukungan rekan-rekan seperjuangan, serta pembinaan yang dilakukan oleh jajaran pelatih, ofisial, dan pengurus Distrik Kepulauan Nias. Capaian ini juga menjadi bukti komitmen organisasi dalam mendukung pelestarian budaya bangsa melalui pencak silat sekaligus membentuk generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Keikutsertaan Perdana, Langsung Raih Medali Emas

Koordinator Distrik Kepulauan Nias periode 2026–2030, Gerhard Ndruru, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Kejuaraan IPSI Kota Gunungsitoli 2026 merupakan langkah penting bagi Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM di Distrik Kepulauan Nias.

Menurutnya, setelah memenuhi persyaratan administrasi yang diperlukan, organisasi akhirnya dapat mengirimkan pesilat untuk berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut. Keikutsertaan ini tidak hanya bertujuan meramaikan kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pesilat untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan menunjukkan hasil pembinaan yang telah dilakukan.

“Ini merupakan keikutsertaan Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM Distrik Kepulauan Nias dalam Kejuaraan IPSI. Setelah memenuhi seluruh persyaratan administrasi, kami berhasil mengirimkan peserta untuk berpartisipasi dalam kejuaraan kali ini dan meraih medali emas,” ungkap Gerhard Ndruru.

Ia juga berpesan kepada seluruh anggota Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM di Distrik Kepulauan Nias agar terus meningkatkan kedisiplinan, tekun berlatih, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya.

“Saya berpesan kepada seluruh anggota agar terus berlatih, meningkatkan kemampuan, menjaga sportivitas, dan terus mengharumkan nama Distrik Kepulauan Nias melalui prestasi di bidang pencak silat,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Nasional Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM, Indranas Gaho, saat dihubungi melalui WhatsApp, menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki badan hukum dan legalitas organisasi yang dipersiapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga menjelaskan bahwa organisasi tersebut menggunakan logo berbentuk segi empat yang, menurut keterangannya, telah memperoleh perlindungan hak merek dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Menurut Indranas Gaho, aspek legalitas organisasi merupakan bagian penting dalam mendukung pengembangan kegiatan dan prestasi para pesilat. Dengan adanya legalitas tersebut, ia menegaskan bahwa para anggota Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM di berbagai daerah di Indonesia dapat berpartisipasi dalam kompetisi pencak silat, baik di tingkat daerah maupun nasional, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara dan ketentuan yang berlaku.

Ia memandang keikutsertaan dalam kompetisi sebagai bagian dari semangat Pro Patria, yakni pengabdian kepada tanah air melalui pembinaan generasi muda, pelestarian budaya bangsa, serta pencapaian prestasi yang membanggakan.

Medali Emas sebagai Motivasi untuk Prestasi Berikutnya

Keberhasilan Yolan Zalukhu meraih medali emas diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM pada Distrik Kepulauan Nias untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan berani tampil dalam berbagai kompetisi.

Prestasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan partisipasi dalam kejuaraan resmi, serta memperkenalkan nilai-nilai luhur pencak silat kepada generasi muda di Kepulauan Nias.

Pihak organisasi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IPSI Kota Gunungsitoli selaku penyelenggara, dewan juri, para ofisial, pelatih, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kejuaraan dapat berlangsung dan para pesilat memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Bagi keluarga besar Organisasi Pencak Silat Pendidikan THS-THM, medali emas yang diraih Yolan Zalukhu bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan juga hasil dari perjuangan, kedisiplinan, pembinaan, dan semangat untuk terus berkembang.

THS-THM Berprestasi, Berbudaya, Juara!

Ini kemenangan kita bersama!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *