Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah Tapanuli Selatan ( BPBD Tapsel ) P.Mashuri Cabut Tanggap Darurat Banjir Bandang

SERGAP86.id|| Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) sudah mencabut status tanggap darurat bencana melanda tiga desa di dua kecamatan di wilayahnya.

“Melihat konstelasi bencana mulai normal, status darurat banjir bandang kita cabut,” ujar Plt. Kepala Pelaksana BPBD Tapsel Puput Mashuri, Sabtu, 7 Desember 2024.
Mashuri mengatakan tiga

desa yakni Sipange Siunjam, Kecamatan Sayur Matinggi, dan Hurase – Huta Padang, Kecamatan Batang Angkola perlahan kini sudah mulai kondusif.

“Desa Sipange Siunjam, Desa Hurase, dan Desa Huta Padang adalah desa yang sangat terdampak banjir bandang pada Jumat 22 November 2024. Banyak korban,” jelasnya.
Dua nyawa warga melayang dan puluhan lain

mengalami luka, sejumlah rumah penduduk rusak berat, sedang dan ringan akibat banjir tersebut.
“Tidak itu saja puluhan

lahan pertanian dan perkebunan juga ikut rusak. Sejumlah gagal panen akibat banjir bandang yang dipicu hujan deras melanda wilayah tersebut,” sebutnya.

Mashuri menuturkan, posko penanganan bencana, dapurn umum, pelayanan kesehatan serta berbagai bantuan bahkan gotong royong pembersihan material banjir melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, dan relawan juga

dilaksanakan dengan baik.Sebelumnya Pemkab Tapsel menetapkan status tanggap darurat banjir bandang yang melanda tiga desa di dua kecamatan tersebut selama 14 hari pasca bencana, 23 November hingga 6 Desember 2024 ” Tutupnya.

Zulherman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *