Pringsewu, Lampung – SERGAP86.id//Aksi main hakim sendiri terhadap SF, Kepala Pekon di Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, yang dianiaya oleh ratusan warga di Pekon Jati Agung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, pada Selasa 18 Februri 2025, malam membuat keluarga korban tidak terima.
Atas kejadian itu, pihak keluarga korban, didampingi puluhan aparatur pekon dari Kecamatan Pugung, melaporkan insiden tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pringsewu pada Kamis (20/2).
Laporan ini disampaikan langsung oleh putra korban, Rangga, dan adik korban, Odin, dengan dukungan dari Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Pugung.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Polres Pringsewu untuk mengusut tuntas dan menindak pelaku pengeroyokan, terutama provokator yang menyebabkan kejadian ini,” tegasnya.
Ia juga mengimbau agar keluarga korban dan masyarakat menahan diri serta tidak melakukan aksi balasan. “Kami berharap tidak ada tindakan serupa dari pihak keluarga. Biarkan hukum yang bekerja,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pekon Binjai Wangi, Akmal, turut menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut. Ia menekankan pentingnya sikap tenang dalam menghadapi situasi yang tidak jelas kebenarannya.
“Ini menjadi pelajaran agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan bertindak anarkis. Kejadian ini berawal dari kesalahpahaman, di mana saudara kami diteriaki maling tanpa bukti, lalu dihajar hingga babak belur. Bahkan, mobilnya juga dirusak hingga ringsek,” jelas Akmal.
Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil Toyota Innova Reborn hitam dengan pelat nomor BE 1493 JD mengalami kecelakaan setelah dikejar massa di Pekon Jatiagung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Rabu (19/2) dini hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tersebut sebelumnya menabrak truk Colt Diesel di dekat Pos Lantas Pringsewu dan melarikan diri, mobil yang dikemudikan SF (50), warga Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, melaju dengan kecepatan tinggi dari Jalan Mawar I Pringsewu Timur menuju Jalan Ahmad Yani.

Tanpa mengurangi laju kendaraan, Innova tersebut menabrak truk Colt Diesel BE 8915 ZF yang dikendarai Suhadi (56), warga Gisting, Tanggamus.
Alih-alih berhenti, sopir Innova justru tancap gas, sehingga warga yang melihat kejadian itu melakukan pengejaran menggunakan sepeda motor.
Pelarian tersebut berakhir setelah mobil oleng dan nyungsep di selokan Pekon Jatiagung, dalam kondisi ringsek parah di bagian depan dan bodi samping. Red/Evi cfle





