DAHANA Gelar D’INNOVATE 2026, Ruang Ide dan Inovasi di Industri Pertambangan

Subang – Sergap86.id//
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60, PT DAHANA (Persero) kembali menggelar D’INNOVATE 2026 sebagai wadah pengembangan ide, kreativitas, dan inovasi di industri pertambangan. Kegiatan ini terdiri atas dua kategori utama, yakni D’BEST (DAHANA Blasting & Energetics Summit) 2026 dan DIA (Dahana Innovation Award) 2026.

Babak Final Presentation D’INNOVATE 2026 untuk kedua kategori tersebut telah dilaksanakan di Subang, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa dan insan DAHANA untuk mempresentasikan berbagai gagasan inovatif yang berpotensi memberikan solusi terhadap tantangan industri maupun kebutuhan perusahaan.

Kategori D’BEST merupakan kompetisi inovasi yang diikuti oleh 10 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Sebelum melaju ke babak final, seluruh peserta telah melalui proses seleksi ketat dengan penilaian oleh dewan juri yang kompeten di bidangnya.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DAHANA (Persero), Irwan Ibrahim, menyampaikan bahwa kemampuan berinovasi menjadi salah satu faktor penting bagi perusahaan untuk tetap relevan dan kompetitif di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.

“Inovasi tidak cukup hanya berhenti di ide, namun harus bisa menjawab kebutuhan, diuji, dikembangkan, dan memberikan solusi serta manfaat bagi perusahaan,” ujar Irwan.

Sementara itu, kategori Dahana Innovation Award (DIA) diikuti oleh 17 tim internal DAHANA yang terbagi dalam dua kategori, yakni Eksak dan Non-Eksak. Melalui kompetisi ini, insan DAHANA didorong untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan mampu menjawab berbagai tantangan operasional maupun pengembangan perusahaan.

Direktur Operasi PT DAHANA (Persero), Abdul Haris Atbaro, turut mengapresiasi penyelenggaraan D’INNOVATE 2026 yang dinilai mampu menjadi ruang bagi lahirnya berbagai solusi inovatif untuk menjawab tantangan di lapangan.

“DIA telah dilaksanakan dua tahun berturut-turut, sementara D’BEST perdana di tahun ini. Tentunya peserta di sini adalah peserta yang memiliki ide untuk menjawab tantangan di dunia pertambangan,” pungkas Abdul Haris Atbaro.

Sebagai puncak rangkaian kompetisi, kategori D’BEST 2026 menetapkan tim PINN-Master dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Juara 1, disusul tim AB 1 dari Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai Juara 2, dan tim AHMASYA dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai Juara 3. Sementara itu, penghargaan The Most Favorite Team diraih oleh Terrasync, tim kolaborasi UINJ dan Universitas Brawijaya (UB).

Pencapaian para pemenang tersebut menjadi bukti semangat generasi muda dalam menghadirkan inovasi yang berpotensi memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri pertambangan Indonesia.(Jsg)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *