Tebing Tinggi – Sergap86.id// Warga kampung Jati, Jalan Kumpulan Pane, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara mengaku resah dengan maraknya peredaran narkotika jenis sabu dan pil ekstasi.
Beberapa sumber yang tak ingin disebut identitasnya menyebutkan, kalau transaksi narkoba di Kampung Jati, kini semakin marak, peredaran sabu-sabu hingga pil ekstasi sudah dilakukan terang-terangan. Warga tak berani melaporkan ke pihak berwajib karena takut bocor dan jadi sasaran pelaku.
“Kita tidak berani lapor Polisi karena takut bocor dan dicari para pengedar. Kita laporkan malah nanti kita yang jadi masalah, seperti yang sudah pernah terjadi sebelumnya. Warga kampung Jati sudah tau siapa oknum pemasok narkoba dan Bandarnya,” ungkap warga, Selasa (22/7/2025)
Diketahui, bandar dan pengedar masih pemain lama berinisial W, yang namanya semakin tersohor di Kota Tebingtinggi yang disebut-sebut sebagai bandar besar. Bahkan dalam pemberitaan di media online dan medsos, nama nya selalu di sebut-sebut sebagai bandar yang tak tersentuh hukum dan terkesan dilindungi
Publik semakin bertanya, siapakah sosok dibelakang W, kenapa sampai saat ini peredaran narkoba di Kampung Jati semakin menjadi-jadi. Begitu sulitkah menangkap Bandar Narkoba di Kampung Jati.???
Penasehat GEMAN, Ustadz Muslim Chan menerangkan, berdasarkan pantauan dari team relawan Gerakan Masyarakat Anti Narkoba (GEMAN), Kampung Jati tepatnya di kos-kosan, di situlah peredaran dan transaksi narkoba jenis sabu dan pil ekstasi
Di malam hari, tempat kos-kosan itu selalu menghidupkan musik dengan keras, pria dan wanita berdugem ria ditempat tersebut sehingga menganggu warga yang sedang beristirahat,” ucapnya
Masalah ini kalau terus di biarkan, maka bisa mengancam keselamatan masyarakat, akibat narkoba kenakalan remaja semakin meningkat. Mau jadi apa generasi muda kalo peredaran narkoba di Kota Tebingtinggi tidak bisa diberantas. “Begitu banyak Aparat Penegak Hukum (APH) di Kota Tebingtinggi, menangkap 1 Bandar Narkoba di Kampung Jati saja tidak mampu, sungguh memalukan,” terangnya
Sementara itu Sekjen GEMAN, Aswin angkat bicara, maraknya peredaran narkoba tidak hanya di Kampung Jati saja, di sektor 3, Jalan Pala, Kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebingtinggi Kota, di duga berinisial A yang dulu di juluki Ratu Narkoba, sampai saat ini masih berperan dalam hal pengedaran narkoba jenis sabu, barang haram tersebut di kordinir oleh R yang masih ada hubungan keluarga dengan A
Informasi ini kita terima langsung dari warga sekitar yang resah atas peredaran narkoba tersebut,” ujar Sekjen GEMAN
“Kami seluruh jajaran kepengurusan GEMAN yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, kepemudaan dan Insan pers, meminta kepada Kapolres Tebingtinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga, SH dan Kepala BNNK Tebingtinggi, Kompol Dr. Hendro Wibowo, S.IP., M.M., M.Si., agar menindak tegas para bandar bandar narkoba yang ada di kota Tebingtinggi, Berjihad lah dalam tugas,” pinta jajaran Kepengurusan GEMAN
Masyarakat Kota Tebingtinggi berharap, Kasat Narkoba Polres Tebingtinggi yang baru, IPTU Jimmy Rianto Sitorus dapat membawa perubahan, berani dan tegas berantas peredaran narkoba di Kota Tebingtinggi tanpa pandang bulu
“GEMAN, Lelahku Lillah Tanpa Sogokan Rupiah, J. Efendi selaku Humas dan Bidang Investigasi GEMAN mengatakan, apabila ada dari anggota dan kepengurusan GEMAN yang terlibat dengan narkoba atau ketahuan menerima upeti dari para bandar, maka kami sebagai kepengurusan GEMAN yang akan menangkap dan menyerahkannya ke pihak yang berwajib,” pungkasnya
Red/team





