SEBORO, KEC. SADANG, KEBUMEN —Sergap86.id// Komitmen terhadap transparansi dan gotong-royong terus ditunjukkan Pemerintah Desa Seboro di bawah kepemimpinan Kepala Desa. Hal ini terlihat dari berbagai agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat yang rutin dipublikasikan secara terbuka kepada warga.
1. Transparansi Jadi Budaya Kerja
Pada 20 Januari 2026, Pemdes Seboro menggelar Monitoring dan Evaluasi SPJ APBDesa Tahun Anggaran 2026 bersama tim dari Kecamatan Sadang di Balai Desa Seboro. Kegiatan ini didokumentasikan dan dibagikan ke publik melalui akun resmi desa dengan tagar #SEBOROMANDIRI, sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan Dana Desa. Warga juga diajak memverifikasi langsung melalui website desa.
Prinsip keterbukaan ini sejalan dengan tugas Kepala Desa sebagaimana diatur dalam UU Desa: menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat dengan dukungan perangkat desa yang kinerjanya terus dioptimalkan.
2. Giat Membangun Desa: Dari Infrastruktur hingga Ketahanan Pangan
Kepala Desa Seboro aktif menggandeng berbagai pihak untuk percepatan pembangunan:
• Musyawarah Koperasi Merah Putih: 28 November 2025, Pemdes Seboro menggelar Musyawarah Desa Khusus di Gedung Pertemuan Selo Asri. Kepala Desa hadir bersama perangkat, BPD, tokoh masyarakat, Karang Taruna, hingga Babinkamtibmas. Forum ini membahas percepatan koperasi desa sebagai penggerak ekonomi warga. • TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026: April 2026, Pemdes Seboro bersama Kodim 0709/Kebumen membuka program TNI Manunggal Membangun Desa. Kepala Desa dan aparat tampak berkolaborasi dalam upacara dan kerja bakti, memperkuat sinergi TNI-Polri-Pemdes untuk infrastruktur desa. • Program Ketahanan Pangan Terpadu: 24 Desember 2025, Camat Sadang bersama Kepala Desa dan Direktur BUMDes KRIDABO meninjau capaian program 2025 yang sudah 100% selesai. Program ini mencakup 1.200 ekor ayam petelur, 6 kolam ikan air tawar, dan 1 hektar jagung. Keberhasilan ini disebut mengangkat Desa Seboro dari status miskin ekstrem menuju “Seboro Mandiri dan Berdaya”.
3. Ramah Tamah & Gotong Royong Bersama Warga
Sikap dekat dengan masyarakat tercermin dalam kegiatan Hari Desa 13 Januari 2026. Kepala Desa bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan Madrasah Miftahul Janah. Kegiatan ini mengusung semangat kebersamaan dan tanggung jawab terhadap fasilitas keagamaan, sekaligus menjadi sarana silaturahmi perangkat desa dengan warga.
Dalam forum-forum resmi, Kepala Desa Seboro juga selalu menekankan prinsip merangkul semua pihak, termasuk perangkat desa, BPD, dan warga yang berbeda pilihan, demi harmoni dan kemajuan desa.
Menuju “Seboro Mandiri”
Dengan kombinasi transparansi anggaran, percepatan pembangunan infrastruktur & ekonomi, serta budaya ramah-tamah, Pemdes Seboro terus mendorong partisipasi warga. Tagar #SEBOROMANDIRI yang selalu disematkan di setiap publikasi menjadi penanda visi desa: mandiri, berdaya, dan guyub.
Pemerintah Desa Seboro mengajak seluruh warga untuk terus aktif mengawal pembangunan dan memanfaatkan kanal resmi desa sebagai sarana informasi dan aspirasi.
Red Iwan p





