Tebing Tinggi – Sergap86.id// Bulan Ramadan adalah bulan dimana kita melatih diri agar peka terhadap penderitaan orang lain. Puasa yang kita laksanakan adalah mendidik kita bagaimana rasanya lapar dan haus.
Akan tetapi lapar dan haus kita segera hilang saat berbuka di sore hari, sedangkan saudara-saudara kita yang miskin, fakir, yatim dan dalam kondisi perang atau dalam keadaan darurat tidak mengetahui kapan mereka akan minum.
Hal ini di sampaikan Ustadz Muslim Istiqomah, SSQ, C.TP dalam tausiyahnya di Masjid Darul Jannah, Kampung lalang, Kota Tebing Tinggi, Senin (3/3/2025) malam
Oleh karena itu melalui puasa yang singkat ini harus menjadikan kita orang yang peka, yang bisa merasakan penderitaan saudara kita, sebagaimana Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, melalui ketua bidang hubungan antar negara yaitu KH. Sudarmoto menyampaikan, agar Ramadhan 2025 ini kita jadikan sebagai bulan solidaritas kepada Palestina,” ujar Muslim Istiqomah
Palestina adalah saudara kita yang hari ini sedang menderita, sedang dianiaya dan dijajah oleh Israel, Amerika dan sekutunya. Lebih-lebih di bulan Ramadhan ini mereka kembali melakukan Blokade ataupun penutupan jalur bantuan untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ucapnya
Oleh karena itu kita sebagai umat Islam, sebagai bangsa Indonesia harus menunjukkan solidaritas ke setia kawanan. Palestina adalah negara yang pertama mengakui dan membantu kemerdekaan negara kita Indonesia. Disamping saudara seiman Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda,” tidak beriman salah seorang diantara kamu sebelum engkau mencintai saudaramu seperti mencintai diri sendiri (Alhadis)
Mari kita jadikan Ramadhan ini momentum untuk peduli, untuk berbagi, sebagai bentuk aplikasi implementasi nilai-nilai puasa yang kita lakukan. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima amal ibadah kita, Amin ya robbal alamiin,” pungkas Ustadz Muslim Istiqomah
Azwin.





