Sederet Rumah TN,Kini Rata dengan Tanah Lumpur Irigasi

Oplus_131072

Karawang – Sergap86.id// Kurang Lebih Hampir Dua Bulan Berlalu Gusuran Rumah Yang di Bongkar Paksa Muspikan Porak Poranda Yang Terlihat Hanya Tanah Lumpur Irigasi Yang Mulai Mengering Dan Puing Pohon Tumbang Bernasib Sama menjadi Saksi Bisu,Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Bpk.Ribut dan Keluarga Lain nya

Terdengar Dramatis Memang Ketika Kami Sergap86.id Bersama Media Rakyat Nasional Terus Lakukan Konfirmasi Investigasi Kepada Kelurga Korban Bongkar Paksa Tersebut,25/07/25 Menakjubkan Apa Yang Selama ini Kami Dorong Lewat Pemberitaan Online dan Cetak,Mendorong Kepada Para Pejabat Muspika hingga Muspida,Bupati / Wakil Bupati Tidak Lah Mendapat Perhatian Penuh/Khusus dari pihak Pemerintah Terkait,Dorongan Berita Online/Cetak Seperti Angin Lalu Saja,Bagaimana pun Bicara Kemanusiaan di Negeri ini adalah Hak Setiap Bangsa Yang Berdiri di Bumi Ini Tanah Pertiwi Indonesia

Kami Sergap86.id Bersama Media Rakyat Nasional Terus Berupaya,Peduli Teriakan Kebenaran dan Keadilan Yang Di Rasakan Para Korban Rumah Bongkar Paksa Desa.Segarjaya Kec.Batujaya Kab.Karawang,Jabar Istimewa beberapa Waktu Lalu Menorehkan Kepesdihan,Sengsara,Duka,Nestapa Ulah Segelintir Manusia Tega,Kejam tidak Manusiawi Hancurkan Paksa Rumah Mereka Korban Pembongkaran,Keluarga Korban Menyadari Diri Bahwa Sekeluarga Anak,Cucu dan Menantu Tinggal di Lahan Tanah Negara Bukan Untuk di Miliki Hanya Sebatas Menempati Saja Ucap Sumber Kepada Kami,Tapi Apa Lacur Nasi Sudah Jadi Bubur Tidak Mungkin Kembali Nasi Lagi Rumah Luluh Lanta Di Paksa Roboh Dan BRAKK!! Harus di Bongkar Paksa,Menyakitkan??

Derita Keluarga Ribut yang Berkepanjangan Menorehkan Kesengsaraan Bersama Seorang Usaha Pengrajin TERASI harus Termarginalkan Kepentingan Sekelompok Orang Guna Kemenangan Dan Kepuasan Salah Satu Kelompok yang Tidak Menginginkan Keluarga Ini Tinggal di Tanah Negara Melainkan TERUSIR dan Terusik Keberadaan Nya Tanpa Rasa,Tedeng Aling aling Menimbang Kemanusiaan Yang ADIL dan Merata Hanyalah SELOGAN biasa tanpa Makna!!??

Dimanakah KEADILAN,Apakah Masih ADA Keadilan?? Yang Jelas Jawab nya TIDAK Nampak,Semu terbelenggu Kejamnya Kehidupan Tebang Pilih Tanpa Belas kasih IRONIS Sekali Selogan ADIL dan Merata Untuk Siapa?? Teraniyaya Terdzolimi,Itu HAL Biasa Pelaku pelaku Kepentingan Tanpa Menoleh RAS,Suku,Golongan Yang Penting BRAK!!?? Di Bongkar Paksa Selesai Urusan Fakta nya Tidaklah Demikian Bukti Kasat Mata,Mencolok mata Tindakan Tanpa Hati Prikemanusiaan Terjadi Pada Korban Keluarga Ribut dan Lain Nya Meninggalkan DERITA dan Cerita Kelam yang Panjang Bedebah!! Belasan Tahun tinggal di TN berakhir Penderitaan,Di Balut Kesengsaraan Yang Tak Ada Ujung Pangkal ny,Dengan Gampang Berikan Solusi Tinggal di Rumah Saudara? Ataukah Kontrak Rumah Saja Kelimat yang Terdengar Seperti Itu Di Tengah Keluaga Korban Yang Terhimpit Miris ya Ekonomi Mereka,Luarbiasa Dengan Terpaksa Sebab Rumah di Bongkar Paksa kini Terlunta Tinggal Di Lahan yang Sama Mirip Bedeng Bukan Layak Sebuah Rumah Sehat di Lahan Tanah Dinas Perikanan Darat AKANKAH di Usik Kembali?? Di Usir di Tanah Negara Lahan PJT kini Menempati TN lahan Dinas Perikanan Darat dalam Keterpaksaan Akibat tidak Memiliki Tanah Pribadi Sendiri!?

Apakah Itu ADIL bagi Rakyat Miskin? Apakah Itu HAK segala Bangsa yang di Lindungi Hukim Negara Seperti Tertuang Pada Patsal 34 ayat (1) , (2) dan (3)??? Hanya Tersirat dan Tersurat dalam UUD 1945 saja Faktanya Tidak Manusiawi,Coba Kami Sergap86.id dan Media Rakyat Nasional Bangunkan Hati Muspika,Pemkab,sampai Pemprov Jabar Istimewa semoga Tanggap,Respek,dan peduli Nasib Mereka Yang Termarginalkan Keadaan juga Kepentingan Sekelompok Orang Tidak Beradab,Berilmu,Berperasaan Peka Yang Penting CITRA pencitraan milik sebagian Penguasa/Pejabat Yang Bangga Akan CITRA pencitraan Sesamata dan Sesaat Walopun SESAT pertanggung jawaban AKHERAT!!?? Urusan Nanti Belaka

Terus Berjuang,Terus Bekerja,Terus Upaya Menembus Bukti,Fakta,Nyata Peradaban KEADILAN tidak Merata Hanya Membuat Rakyat Miskin Sengsara Menderita Nasib Seorang Usahawan Kecil Pengrajin TERASI Tersingkir Akibat Dzolim,Ketamakan,Tanpa Toleransi Kemanusiaan Hakiki Adanya Radikalisme Sosial Demi PENCITRAAN Sesaat Segelintir Orang Faktanya di BENARKAN trade Mark Masakini Jaman MELINIAL yang di Setir,di Modipikasi Kaum KOLONIALISME Kecil Moderen Celaka!!??Dunia Akherat Nomor Tujuh Puluh Cakap nya di atas Segala Kepentingan Duniawi Bergengsi Tinggi,Babat Habis Yang Miskin di Miskin kan Agar TAK Berkutik di Mata Para Penguasa Kolonialisme Linkaran Bawah kelas Perdesaan,Perkampungan yang Tak Tau INI dan ITU

MERDEKA!! Kata Merdeka Berpihak Kemana? Ucapan MERDEKA milik siapa? Di Mana MERDEKA nya Rakyat Kecil Kaum Papa yang Miskin Dan Sengsara Tak Mampuh Berkata MERDEKA!! Harapan di Dada Para Korban Rumah Bongkar PAKSA menuntut ADIL dan MERDEKA semoga Bupati/Wakil Bupati Kab.Karawang Atas Nama PEMKAB Peduli,Santuni Orang Miskin Papan Sengsara Berduka Tiada Harapan Membuka Dalam Memperoleh PEMERATAAN Hidup yang Membutuhkan BIAYA dan Pembiayaan Ketahanan Kehidupan Di Masa Depan Sejatera,Merata Khusus nya Kehidupan Keluarga Ribut dan yang Lain Merasakan Nya,Terpaksa tinggal di Lahan TN milik Dinas Perikanan Darat Saat Ini,Berharap Pejabat Karawang Unsur Dinas Terkait Mampu Berikan KONVENSASI Alakadar nya Kalo Rasa Peduli Perhatian Itu Masih ADA di Miliki Pejabat di Atas Yang Terhormat!? KAMI Sergap86.id dan Media Rakyat Nasional Menyentuh NALURI kalian Tersentak Kepedulian Membantu SESAMA umat Islam Yang Miskin Papa Sarat Derita,Kami Pantau,Kami Soroti,Kami Control KINERJA Kalian Yang Duduk di Balik Kursi EMPUK berjalan di Atas RODA EMPAT berlari mengejar POPULARITAS memburu CITRA pencitraan semata!? Hendak nya Pikirkan Nasib MEREKA yang Ingin MERDEKA…Haluan nya Patsal 34 UUD 1945 bahwa Kemisikan Di Lindungi Di Tanggung Oleh NEGARA,Camkan Itu Hidup Layak Merata Bukan Di RATAKAN Kehidupan Nya Mereka pun Punya HAK yang Sama,NASIB mereka ada di tangan mu PEMERINTAH!!??

Penulis: Nanang.S/Sergap86.id(team red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *