Tebing Tinggi – Sergap86.id//12 Mei 2026 – Sergap86.id// Di tengah gencar-gencarnya upaya pemerintah, aparat, dan masyarakat memberantas narkoba, publik dihebohkan dengan unggahan akun Facebook “Suhairi Suhairi alias Gogon”. Postingan tersebut menuding adanya seorang ustadz yang menerima setoran uang dari bandar narkoba. Pernyataan yang tak disertai nama jelas ini memicu keresahan, terutama di kalangan ulama dan umat Islam.
Menanggapi hal tersebut, sejumlah tokoh agama dan masyarakat di Tebing Tinggi angkat bicara dan menuntut tanggung jawab Suhairi alias Gogon.
Ketua DMI Kota Tebing Tinggi yang juga Pengurus MUI Kota Tebing Tinggi, Ustadz H. Yusnul Adhari, SE, menegaskan agar Suhairi alias Gogon segera mengungkap nama ustadz yang dimaksud.
“Wajib hukumnya mengungkap nama tersebut! Jangan melempar fitnah yang mencoreng nama baik ustadz di Tebing Tinggi dan membuat resah masyarakat. Jangan sampai ini menjadi fitnah keji,” tegas Ustadz Yusnul.
Senada dengan itu, Ketua P3AD, Zulfikar Nasution, mendukung penuh pengungkapan kebenaran. “Banyak ustadz tersinggung dengan tudingan ini. Jika itu benar, kami siap mendukung Gogon memberantas ustadz perusak nama Islam tersebut. Namun jika bohong, maka Gogon harus berhadapan dengan hukum,” ujarnya lantang.
Ketegasan juga disampaikan tokoh masyarakat Tebing Tinggi, Bapak H. Muhadi. Ia menuntut pembuktian segera. “Kurang ajar! Kalau itu benar, saya duluan yang akan menghajarnya. TAPI JIKA TIDAK BENAR, Suhairi alias Gogon harus bertanggung jawab. Kita laporkan ke polisi karena telah merusak nama baik dan menebar fitnah!” tegasnya.
“Adu Domba dan Potensi Hukum”
Ketua DMI Rambutan sekaligus Ketua Majelis Taklim Persaudaraan Islam Tebing Tinggi, Ustadz Muslim Istiqomah, SSQ, C.TP, meminta masyarakat mengawal kasus ini. “Ayo dukung untuk mengungkap nama ustadz itu agar kita hukum ramai-ramai. Tapi jika tidak benar, Gogon harus dilaporkan ke polisi dan dijebloskan ke penjara karena membuat berita bohong, fitnah, dan adu domba yang meresahkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua GEMAN Tebing Tinggi, Azwin Tanjung, meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pembuat kegaduhan. “Kita semua sudah resah dengan narkoba, jangan ditambah tudingan tak berdasar yang membuat ricuh suasana,” tambahnya.
Tambahan dari Pengurus DMI Kec. Rambutan, Tedy Saputra, dan tokoh masyarakat Saiful Sirait, menegaskan bahaya isu ini. Mereka menyatakan komitmen untuk menindak tegas oknum ustadz jika terbukti bersalah, namun akan membela nama baik ulama jika tuduhan tersebut adalah fitnah.
“Tunggu Jawaban, Masyarakat Bersiap Lapor”
Kini, publik menunggu jawaban tegas dari Suhairi alias Gogon. Masyarakat meminta Gogon menyebutkan nama ustadz yang dimaksud. Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan, masyarakat bersama tokoh agama bersiap melaporkan Suhairi alias Gogon ke aparat penegak hukum atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.
(Tim/Red)





