Tebing Tinggi – Sergap86.id// Saudaraku…banyak orang hanya semangat dalam melakukan kebaikan, tapi lupa dengan mencegah kemungkaran, padahal dakwah itu isinya adalah amar ma’ruf nahi mungkar.
Dan ketahuilah amar ma’ ruf jangan dipisahkan dengan nahi mungkar, karna amar ma’ruf itu ibarat kita menanam benih di tanah yang subur, kemudian kita pupuk dan sirami setiap hari, sedangkan nahi mungkar adalah memagar, membuang rumput dan semak belukar, membasmi hama wereng, tikus, ular, maling dan perusak-perusak lainnya
Jika tidak maka tanaman tidak akan berhasil bahkan akan rusak bin tumpur alias bangkrut…
Hal ini disampaikan Ustaz Muslim Istiqomah dalam tausiyahnya di Masjid Al Jihad, Kelurahan Mekar Sentosa di malam ke 16 Ramadhan, Sabtu (15/3/2025)
Allah SWT berfirman dalam surat Ali imran 110
” كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ
yang artinya: “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”
Saudaraku bulan Ramadhan yang penuh rahmad, berkah dan maghfirah ini harus kita jadikan momentum untuk beramal ma’ruf dan nahi mungkar
Karena di bulan ini semangat beramal sangat besar,
semangat sholat 5 waktu, tampak masjid-masjid ramai, semangat puasa, bahkan anak kecil pun ikut puasa, semangat taraweh, tadarus, sedekah dll..
Dengan adanya suasana yang membawa semangat ini tentunya kita harus jaga dan cegah hal-hal yang merusaknya yaitu kemungkaran-kemungkaran disekitar, seperti judi, miras, narkoba, prostitusi dll, yang sangat merusak diri, keluarga, anak-anak dan generasi bangsa
Maka oleh karna itu mari kita jadikan Ramadhan ini menjadi momentum amar ma’ruf nahi mungkar, karena kalau di bulan Ramadhan ini saja kita tidak berubah menjadi lebih baik, maka sangat berat di bulan-bulan lain kita akan lebih baik
Karna ini adalah bulan semangat berbuat baik,
maka agar kebaikan-kebaikan yang telah kita lakukan berbuah baik atau menghasilkan kebaikan besar, seperti tanaman yang kita rawat dan jaga maka akan berbuah dan membawa hasil yang banyak dan berkah.
Saudaraku…Nabi Muhammad Saw bersabda
“Jika engkau melihat kemungkaran maka cegahlah dengan tanganmu (HR Bukhari Muslim) dan dalam Hadis disebut kan “Perumpamaan orang yang menjaga larangan-larangan Allah dan orang yang terjatuh di dalamnya adalah seperti suatu kaum yang sedang mengundi untuk mendapatkan tempat mereka masing-masing di dalam kapal.
Sebagian mendapat tempat di bagian atas kapal dan sebagian lainnya mendapat di bagian bawah. Orang-orang yang berada di bawah jika ingin mendapatkan air minum mereka melewati orang-orang yang ada di atas. Mereka (yang ada di bawah) berkata: “Andaikata kita melubangi perahu ini untuk mendapatkan air minum, maka kita tidak akan mengganggu mereka yang ada di atas
“Jika orang-orang yang ada di atas membiarkan perbuatan dan keinginan orang-orang yang ada di bawah (yaitu melubangi kapal), maka mereka semua akan tenggelam (HR al-Bukhâri dan at-Tirmidz)
“Dan memang seperti itu maknanya, jika manusia melarang orang yang berbuat maksiat, maka mereka semua akan selamat dari adzab Allah Azza wa Jalla” ( Syekh Muhammad bin Abdurahman)
Imam al-Qurtubi rahimahullah juga berkata: “Dalam hadits ini terdapat pelajaran yang bisa dipetik, di antaranya, datangnya adzab tersebut dikarenakan dosa yang dilakukan oleh kebanyakan orang, dan juga disebabkan oleh tidak adanya amar ma’ruf nahi mungkar di tengah mereka (dalam Tafsir Alqurtubi)
Dan sabda nabi lagi “Sesungguhnya jika manusia melihat seseorang melakukan kezaliman, kemudian mereka tidak mencegah orang itu, maka Allah akan meratakan adzab kepada mereka semua” (HR Abu Dawud, at-Tirmidzi)
Bahkan kata nabi jika kita meninggalkan amar makruf nahi mungkar, maka doa-doa kita tidak akan di kabulkan (HR Abu Daud). Nauzubillah…
Oleh karna itu dengan semangat Ramadhan mari kita jadikan momentum amar makruf nahi mungkar, agar kita mendapat rahmat berkah maghfirah dan terhindar dari murka dan azab Allah SWT…
Azwin





