DELI SERDANG – Sergap86.id// Satresnarkoba Polresta Deli Serdang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram di depan Terminal Bus Lubuk Pakam, Kamis (15/10/2026) sore. Dalam operasi penyergapan ini, polisi meringkus seorang pria berinisial S (39), warga Pidie, Aceh, yang diduga kuat sebagai kurir jaringan narkoba lintas provinsi.
Penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Ferry Kusnadi, S.H., M.H., ini menjadi bukti komitmen kuat kepolisian dalam menutup jalur masuk narkoba ke wilayah Deli Serdang. Dari tangan tersangka, petugas menyita satu bungkus besar sabu dengan berat bruto sekitar 1 kilogram.
“Benar, kami telah mengamankan seorang pria yang bertindak sebagai kurir. Barang bukti yang kami sita berupa satu bungkus besar diduga sabu dengan berat kotor mencapai 1 kilogram,” ujar Kompol Ferry Kusnadi mewakili Kapolresta Deli Serdang.

Pengungkapan ini bermula dari penyelidikan intensif terhadap pergerakan jaringan narkoba antarprovinsi. Tersangka S diketahui membawa barang haram tersebut dari Sigli, Aceh, menuju Lubuk Pakam menggunakan transportasi darat. Sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Deli Serdang dan sekitarnya.
Namun, pelarian kurir ini kandas setelah polisi yang sudah mengendus pergerakannya langsung melakukan penyergapan tepat di depan Terminal Bus Lubuk Pakam.
Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polresta Deli Serdang tengah melakukan pendalaman intensif untuk membongkar seluruh jaringan yang terlibat, termasuk melacak asal-usul barang dan jalur distribusinya.
“Kasus ini masih kami kembangkan. Kami sedang memburu pelaku lain, termasuk bandar besar yang mengendalikan jaringan ini. Kami berkomitmen penuh untuk memutus total mata rantai peredaran narkotika di Deli Serdang,” tegas Kompol Ferry.
Ia juga menegaskan bahwa Polresta Deli Serdang tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan narkoba. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi guna bersama-sama memerangi narkoba.
“Tidak ada tempat aman bagi pengedar narkoba. Bersama masyarakat, kita lawan dan hancurkan peredarannya,” pungkasnya.
(Azwin)





