SERGAI – Sergap86.id// Aksi pencurian yang meresahkan warga di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) akhirnya terhenti. Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Sergai berhasil meringkus dua tersangka spesialis pencurian rumah kosong dalam operasi sigap yang digelar pada Senin, 4 Mei 2026.
Kedua tersangka yang diamankan adalah Aditya Tambunan alias Adit (26) dan Raju Rasyid alias Raju (29). Mereka dibekuk berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/40/II/2026/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut.
Kapolres Sergai melalui Kasat Reskrim, AKP Binrod Situngkir, S.H., M.H., Selasa (5/5) mengungkapkan bahwa penangkapan ini berawal dari penyelidikan intensif atas kasus pencurian di rumah warga bernama Siti Aisyah Sipayung (55) di Dusun XV Kampung Jati, Desa Sei Bamban, pada Sabtu (31/1/2026) dini hari lalu.
“Korban baru menyadari rumahnya dibobol saat terbangun sekitar pukul 02.30 WIB. Pintu dapur sudah terbuka, dan sejumlah barang berharga raib,” jelas AKP Binrod.
Barang-barang yang berhasil digondol tersangka antara lain satu unit handphone Realme C61, baterai sepeda motor, mesin semprot, perlengkapan kue, hingga alat parutan kelapa. Korban sempat mendapati beberapa barang tercecer di belakang rumah, dengan total kerugian mencapai Rp4.500.000.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Sat Reskrim yang dipimpin Kanit I Pidum IPDA Hendri Ika Panduwinata, S.H., M.H., melakukan pengejaran.
Penyelidikan membuahkan hasil pada Senin (4/5/2026). Tersangka pertama, Aditya Tambunan, diamankan di Dusun IV, Desa Pon, sekitar pukul 15.00 WIB. Saat diinterogasi, Adit “bernyanyi” dan mengakui aksinya dilakukan bersama Raju Rasyid.
“Tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Raju pada pukul 23.30 WIB di kediamannya di Dusun XV Kampung Jati, Sei Bamban,” tambah AKP Binrod.
Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni kotak handphone Realme C61, kotak baterai sepeda motor, dan kaki mesin parutan kelapa.
Saat ini, kedua tersangka telah mendekam di Mapolres Sergai untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Azwin





