Sergap86. Id// Gowa, —Oknum Kepala Desa Jipang di Kabupaten Gowa tengah menjadi sorotan masyarakat setempat terkait dugaan tidak transparannya pengelolaan Dana Desa. Warga menyampaikan keresahan terkait alokasi anggaran yang diduga tidak sesuai dengan peruntukan, serta minimnya keterbukaan dalam pelaporan penggunaan dana tersebut.
Beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sejumlah proyek pembangunan desa yang dibiayai oleh Dana Desa tampak tidak berjalan sesuai rencana. Masyarakat merasa informasi mengenai penggunaan anggaran tersebut tidak pernah dipublikasikan secara jelas. “Kami sebagai warga ingin tahu, ini uang desa, harusnya ada kejelasan penggunaan anggarannya,” ungkap salah satu warga yang tidak mau diungkap identitasnya.
Ketidakjelasan ini menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Salah satu proyek yang dipertanyakan warga adalah pembangunan infrastruktur jalan di desa, yang hingga kini masih dalam kondisi belum rampung meskipun anggaran sudah dialokasikan sejak awal tahun.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, media telah berupaya untuk mengonfirmasi kepada Kepala Desa Jipang melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa belum memberikan tanggapan dan tidak mengangkat panggilan yang dilakukan beberapa kali oleh tim media.
Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang transparansi anggaran juga mendesak agar pemerintah desa segera membuka laporan penggunaan Dana Desa secara menyeluruh. Ketua LSM setempat, Ahmad Yusran, menyatakan, “Kepala Desa harusnya proaktif dalam memberikan laporan anggaran kepada masyarakat. Ini bukan hanya tentang pertanggungjawaban, tetapi juga demi kepercayaan warga kepada pemerintah desa.”
Pemerintah Kabupaten Gowa diharapkan dapat segera turun tangan untuk melakukan audit terhadap pengelolaan Dana Desa di Desa Jipang demi memastikan akuntabilitas dan menghindari terjadinya penyalahgunaan anggaran.
Tim





