Subang – Sergap86.id//
Polres Subang menggelar Apel Kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, di Lapangan Apel Tatag Trawang Tungga Polres Subang, Senin (19/10/2026) pagi.
Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin Wakapolres Subang Kompol Fajri Anbiyaa, S.I.K., M.I.K., didampingi Perwira Apel AKP Asep Suhendar, S.H., M.AP., selaku Kasubbag Dal Ops Polres Subang, serta Komandan Apel Ipda Deden Marus Ali, Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Subang.
Kegiatan diikuti personel gabungan dari jajaran Pejabat Utama (PJU), Satuan Lalu Lintas, Satuan Samapta, Satintelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, personel Polwan, staf, serta aparatur sipil negara (ASN) Polres Subang.
Apel kesiapsiagaan ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan menghadapi dinamika penyampaian pendapat di muka umum yang berpotensi berlangsung pada 20 Oktober 2026, khususnya dalam wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Dalam amanatnya, Wakapolres Subang menekankan bahwa kesiapan pengamanan tidak hanya diukur dari jumlah personel yang dikerahkan, tetapi juga dari kesiapan sarana dan prasarana, kemampuan komunikasi, kejelasan pembagian tugas, serta kesiapan seluruh anggota dalam menghadapi perubahan situasi di lapangan.
Ia menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Karena itu, Polri harus hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.
“Dalam menghadapi penyampaian pendapat di muka umum, masyarakat yang menyampaikan aspirasi bukanlah lawan. Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan komunikasi serta pendekatan yang humanis,” demikian penekanan dalam amanat Wakapolres Subang.
Untuk mendukung pelaksanaan tugas, seluruh personel diminta meningkatkan deteksi dini, melakukan pemetaan potensi kerawanan berdasarkan informasi yang terverifikasi, serta memastikan kesiapan personel, kendaraan operasional, perlengkapan, logistik, kesehatan, dan alat komunikasi.
Selain itu, pendekatan persuasif melalui komunikasi dan negosiasi menjadi prioritas dalam menghadapi dinamika di lapangan. Personel juga diingatkan untuk tidak mudah terpancing provokasi, menghindari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan, serta tetap menghormati hak masyarakat untuk beraktivitas.
Dalam aspek pelayanan publik, pengamanan juga diarahkan untuk menjaga fasilitas umum, objek vital, simpul transportasi, dan kelancaran arus lalu lintas. Koordinasi dengan instansi terkait perlu dilakukan agar setiap perkembangan situasi dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Wakapolres turut menekankan pentingnya profesionalitas, akuntabilitas, pengendalian diri, serta kepatuhan terhadap prosedur dan ketentuan hukum dalam setiap tindakan kepolisian. Dokumentasi kegiatan dan penyampaian informasi yang akurat juga menjadi bagian penting untuk menjaga transparansi serta kepercayaan masyarakat.
Kesiapsiagaan personel dilaksanakan secara menyeluruh sebelum, selama, dan setelah kegiatan. Usai pelaksanaan tugas, seluruh jajaran diminta melakukan konsolidasi, mengevaluasi kendala, memastikan kelengkapan personel dan perlengkapan, serta menyusun laporan sebagai bahan perbaikan.
Apel kesiapsiagaan berakhir pada pukul 08.45 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Melalui apel ini, Polres Subang menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban dengan mengutamakan profesionalitas, pendekatan humanis, serta penghormatan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
POLISI BERSAMA MASYARAKAT — Menjaga Keamanan, Menghormati Aspirasi, Merawat Kedamaian.(Jsg)





