Jaringan Sabu Lintas Kecamatan Digulung Polres Simalungun, Satu Pelaku Direhabilitasi

Simalungun – Sergap86.id// Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi lintas kecamatan. Dalam operasi berantai ini, petugas mengamankan enam orang tersangka dan menyita barang bukti sabu siap edar di Kecamatan Bandar hingga Kecamatan Bosar Maligas, Selasa (4/8/2026)

Kapolres Simalungun melalui Kasi Humas AKP Verry Purba membenarkan pengungkapan tersebut. Operasi ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas transaksi narkoba di sekitar Jembatan Bah Bolon, Kecamatan Bandar.

“Petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan di lokasi dan berhasil menangkap pelaku pertama. Dari penangkapan ini, kami melakukan pengembangan intensif hingga berhasil menggulung lima pelaku lain di lokasi berbeda,” ujar AKP Verry Purba, Jumat (14/8)

Dari rangkaian penangkapan di Kecamatan Bandar hingga Kecamatan Bosar Maligas tersebut, polisi menyita total 13 paket plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 8,21 gram (berat netto 5,37 gram). Enam orang yang diamankan berinisial RW (22), SNP (22), AS (33), AA (34), AZ (38), dan HPS.

Berdasarkan hasil gelar perkara, lima dari enam orang yang diamankan kini resmi ditahan di Mapolres Simalungun untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, satu orang berinisial AZ dirujuk ke BNN Simalungun untuk menjalani rehabilitasi medis.

“Untuk AZ, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika di tubuhnya saat penangkapan. Namun, hasil tes urine menunjukkan positif mengandung amphetamine, sehingga yang bersangkutan diserahkan ke lembaga rehabilitasi,” jelas Kasi Humas.

Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang berani melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Polres Simalungun menegaskan tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian. Jangan ragu melapor jika melihat atau mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba demi menjaga wilayah kita tetap kondusif,” pungkas AKP Verry.

(Azwin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *