Wow.! Bandar Narkoba di Kampung Jati Tebing Tinggi Kibarkan Bendera, Ngaku Kebal Hukum

Tebing Tinggi – Sergap86.id// Koar koar sang bandar narkoba Wahid di Kampung Jati, Jalan Kumpulan Pane, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara, kibarkan bendara, ucapkan kalau pihak Aparat Penegak Hukum (APH) tidak akan mampu menangkap dirinya

Hal ini di sampai kan oleh segenap kepengurusan Gerakan Masyarakat Anti Narkoba (GEMAN) Kota Tebing Tinggi kepada pihak media pada Rabu 14 Mei 2025, Wahid kibar kan bendara kalau Aparat Penegak Hukum Polres Tebing Tinggi tidak akan bisa menangkapnya. Ini sudah menjadi satu tantangan bagi APH kita khususnya Mapolres Tebing Tinggi,” terang Geman

Ketua Geman Suheri alias gogon beserta Sekjen Azwin dan Pengawas Geman Muslim Chan mengatakan, keresahan warga masyarakat sekitar Kampung Jati semakin hari semakin mengkhawatirkan, karenakan bebasnya jual beli narkotika jenis sabu di kampung tersebut, baik pagi, siang, malam, 24 jam nonstop dengan kegiatan transaksi narkoba seakan adanya pembiaran.

Yang jadi pertanyaan masyarakat Kota Tebing Tinggi saat ini, apakah benar Wahid kebal hukum atau ada bekingan dari oknum tertentu ?. Ini yang menjadi tanda tanya,” ucap Suheri

Sebagian warga mengatakan, kalau Wahid si bandar narkoba di dibekingi oleh oknum tertentu dan di duga barang haram tersebut juga dari oknum yang menyalurkan, sehingga Wahid mampu koar koar karena ada bekingan oknum di belakang nya,” ujar warga sekitar

Ironisnya, lokasi Kampung Jati tidak jauh dari Mapolres Tebing Tinggi dan tidak jauh dari Kantor BNN Tebing Tinggi tetapi kenapa aktivitas peredaran Narkoba di Kampung ini tak tersentuh hukum, apa memang kebal hukum ya bandarnya,” ucap warga dengan kesal

Warga kampung jati sudah lama menahan kan keresahan ini. ”Kami Warga Kampung Jati berserta seluruh jajaran kepengurusan GEMAN (Gerakan Anti Narkoba) Tebing Tinggi meminta Kapolri, Kapolda Sumatera Utara menindak tegas bandar narkoba di wilayah lingkungan kami. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan kepada Aparat Penegak Hukum khususnya Kepolisian Republik Indonesia,” pungkas warga

Tim/red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *