BATU BARA – Sergap86.id// Kecelakaan maut melanda Jalan Tol Lima Puluh–Indrapura Km 118+400 Jalur B, Desa Tanjung Muda, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara pada Minggu (21/6/2026) sekira pukul 03.00 WIB.
Sebuah mobil travel Isuzu milik Darma Putra bernomor polisi BK 7604 VK menabrak bagian belakang sebuah truk misterius yang langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Insiden tragis ini mengakibatkan 4 orang penumpang tewas di tempat, 8 orang luka berat, dan 9 orang lainnya mengalami luka ringan.
Mobil travel yang dikemudikan oleh Erwinsyah Harahap (33) tersebut mengangkut 20 orang penumpang. Kendaraan bergerak dari arah Tanjung Balai menuju Bandar Basilam, Kabupaten Langkat.
Saat melintas di lokasi kejadian, mobil travel berwarna hijau tersebut diduga kuat menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di depannya. Benturan keras ini mengakibatkan bagian depan mobil travel hancur total dengan estimasi kerugian material mencapai Rp2 juta. Tragisnya, truk yang terlibat kecelakaan langsung memacu kendaraannya dan tidak berada di lokasi saat petugas tiba.

Pihak kepolisian merilis identitas empat korban meninggal dunia sebagai berikut:
Nuraini (62), Atah (60), Ucok (62) dan Lasirah (70). Sementara itu, 17 korban lainnya yang mengalami luka berat dan luka ringan saat ini sudah dievakuasi dan sedang mendapatkan perawatan medis intensif di RSU Bidadari Batu Bara.
Mendapat laporan dari petugas Patroli Jalan Raya (PJR), Unit Gakkum Satlantas Polres Batu Bara langsung bergerak cepat ke lokasi. Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, bahkan turun langsung memimpin proses penanganan di TKP demi memastikan evakuasi korban berjalan cepat.
Sejauh ini, Satlantas Polres Batu Bara telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengamankan bangkai kendaraan. Selain memantau intensif kondisi korban di rumah sakit, petugas saat ini fokus memburu sopir truk misterius yang melarikan diri.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan mengejar keberadaan truk yang terlibat guna proses hukum lebih lanjut.
(Azwin)





