Tanggamus, Lampung – SERGAP86.id//Menyambut arus mudik Lebaran 2025, Satlantas Polres Tanggamus terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2025, Kasat Lantas Polres Tanggamus, Iptu I Made Agus Dwi Dayana, S.H., melakukan peninjauan langsung ke Pos Pelayanan (Posyan) di Rest Area Gisting, Senin 24 Maret 2025.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, mengecek kelengkapan administrasi, serta memastikan pengaturan lalu lintas berjalan lancar.
Selain itu, Kasat Lantas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama saat arus mudik mulai meningkat.
Kasat Lantas Iptu I Made Agus menjelaskan bahwa Polres Tanggamus telah menyiapkan dua titik utama pengamanan, yakni Pos Pengamanan (Pos PAM) di Kota Agung dan Pos Pelayanan (Posyan) di Rest Area Gisting.
Kedua pos ini berfungsi sebagai pusat pemantauan arus lalu lintas, tempat istirahat bagi pemudik, serta titik koordinasi bagi petugas dalam menangani berbagai situasi di lapangan.
“Hingga hari kedua Operasi Ketupat Krakatau 2025, lalu lintas di wilayah hukum Polres Tanggamus masih terpantau lancar tanpa peningkatan arus yang signifikan. Begitu juga dengan angka kecelakaan lalu lintas, hingga saat ini masih nihil. Namun, kami tetap mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan,” ujar Iptu I Made mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda, S.I.K.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat mengenai beberapa titik rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai selama perjalanan mudik, yakni di Kecamatan Pugung, Gisting, dan Kota Agung.
“Pengendara diimbau agar lebih berhati-hati ketika melintas di daerah tersebut, terutama pada malam hari atau saat cuaca kurang bersahabat,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya kelancaran arus mudik, Satlantas Polres Tanggamus juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Salah satu aturan yang ditekankan adalah pembatasan operasional kendaraan angkutan sumbu tiga selama masa arus mudik dan balik, kecuali untuk kendaraan yang mengangkut bahan pokok atau kebutuhan mendesak lainnya.
“Kami telah melakukan sosialisasi kepada pengusaha angkutan barang agar mematuhi surat keputusan bersama terkait pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemacetan dan memastikan kelancaran arus mudik,” jelasnya.
Selain melalui brosur dan media cetak, pihak kepolisian juga turun langsung ke lapangan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Kasat Lantas juga mengimbau pemudik agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, memastikan tubuh dalam keadaan sehat, serta memahami rute perjalanan.
Jika mengalami kelelahan saat berkendara, pemudik disarankan untuk beristirahat di Pos PAM atau Posyan yang telah disediakan.
“Kami mengingatkan pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk. Keselamatan adalah hal yang utama. Silakan manfaatkan pos pelayanan yang kami sediakan untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” tambahnya.
Dengan kesiapan penuh dari seluruh personel Satlantas Polres Tanggamus, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.





